
“Bayinya perempuan, namun untuk siswinya dibawa ke RSUD Sampang, karena kondisinya mengkhawatirkan, keluarganya juga sudah tanda tangan,” ucapnya.
Untuk kronologi kejadian siswi melahirkan itu, Hamid mengaku belum mengetahui secara pasti.
“Saya masih gemeteran mas, jadi tidak bisa bercerita banyak,” ucap Hamid.
Secara terpisah, salah satu petugas UGD Puskesmas Kamoning, saat dikonfirmasi tidak memberikan banyak keterangan.
“Saya cuman menerima dan melayani pasien,” ucap petugas.(NET*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















