
“Setelah mendapatkan medali emas ini, saya ingin kembali berlatih untuk meningkatkan ketrampilan dan menaikan level sabuk karate. Semoga, di masa mendatang saya mampu kembali menembus tim nasional Karate Indonesia untuk kejuaran internasional lainnya,” tutur Satoshi, siswa kelas 4 MI Ma’arif Mangunsari, Salatiga, Jawa Tengah.
Selain itu, peraih medali emas lainnya, Keanu Attarayhan Pratama, mengungkapkan kegembiraannya bahwa bahwa medali emas yang telah ia raih menjadi prestasi tertingginya selama mengikuti karate sejak umur 5 tahun. “Mengikuti bidang karate ini awalnya terinspirasi oleh film The Karate Kid dan sekarang tidak menyangka sekaligus senang sekali bisa menyumbang medali emas untuk Indonesia kelas Kata Male 12-13 tahun,” pungkas Keanu, siswa kelas 6 SD Bianglala Kota Bandung, Jawa Barat.
Senada dengan Satoshi dan Keanu, peraih medali emas lainnya, Nabilla Nur Aprilliani, mengatakan bahwa ajang ini merupakan kali pertamanya bertanding karate di level internasional. “Terima kasih untuk orang tua, tim pelatih, dan semua pihak yang telah mendukung saya untuk kejuaran ini. Medali emas ini menjadi semangat untuk saya pribadi untuk selanjutnya menembus tim Indonesia di ajang Sea Game atau Asian Games,” tutup Nabilla, siswi kelas 12 SMA Negeri 12 Kota Bandung, Jawa Barat.
Nama siswa peraih medali emas ajang MIKO 2023, yaitu Keanu Attarayhan Pratama (Kelas Kata Putra U-12) siswa SD Bianglala kota Bandung, Aldhea Azarina Bharata (Kelas Kata U-12 Putri) dan (Kelas Kumite Putri U-12 -50 kg) siswa SD Negeri 1 Mojopanggung Kab. Banyuwang), Satoshi Ken Sakhi (Kelas Kata Putra U-12) dan (Kelas Kumite Putra U-12 -35kg) siswa MI Ma`Arif Mangunsari Kota Salatiga, Muhammad Wan Aqso (Kelas Kata Putra Kadet) siswa SMP Negeri 6 Mataram, Naswa Aulia Ramadhani (Kelas Kumite Putri Kadet -53 kg) siswi SMP Swasta IT Bina Insan Kab. Deli Serdang, Arya Dwi Purnama (Kelas Kata Putra Junior) siswa SMA Negeri 54 Jakarta, Nabilla Nur Apriliani (Kelas Kata Putri Junior) siswi SMA Negeri 12 Bandung, dan Salma Aulia (Kelas Kumite Putri Junior) siswi SMA Negeri 13 Jakarta.
Untuk medali Perak berhasil diraih oleh Ketut Melki Candra Saputra (Kelas Kata Putra Kadet) siswi SMP Negeri 6 Denpasar dan Salma Aulia (Kelas Kata Putri Junior) siswi SMA Negeri 13 Jakarta. Serta Medali Perunggu berhasil diraih oleh Callysta Almira Cahyati (Kelas Kata Putri Kadet) siswi SMP Negeri 1 Surabaya, Raissa Aldrian Putra Permana (Kelas Kumite Putra Kadet -57kg) siswa SMP Negeri 2 Boyolali, Muhammad Razaq (Kelas Kumite Putra Junior -64kg) siswa SMA Negeri 4 Kendari, dan Carollin Caseyprila Mandagi (Kelas Kumite Putri Junior -55kg) siswi SMA Negeri 1 Bangsri Kab. Jepara.
Maia International Karate Open (MIKO) merupakan ajang karate internasional yang rutin diadakan setiap tahun. Tahun ini merupakan tahun penyelenggaraan MIKO yang ke-20. Tim Karate Indonesia bersaing dengan 791 peserta dari 93 tim yang berasal dari negara-negara kuat pada cabor karate seperti Perancis, Brazil, Jerman, Spanyol, Maroko, Hungaria, dan tuan rumah Portugal, serta negara lainnya.***
Sumber: InfoPublik
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















