BOGOR-TODAY.COM – 148 rumah di Pamijahan dilaporkan rusak imbas gempa bumi dengan kekuatan 4,3 magnitudo yang mengguncang Bogor Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bogor Ade Hasrat mengatakan, ratusan rumah yang terdampak tersebut terbagi menjadi tiga kategori yakni, rusak ringan, sedang dan berat.

“113 unit rumah rusak ringan, 19 rusak sedang dan 7 unit rumah rusak berat,” kata Ade dalam keterangannya, Senin (11/12/2023).

Kemudian, kata dia, korban yang mengalami rusak pasca gempa terjadi tepatnya berada di sembilan kampung Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

BACA JUGA :  Mengapa Kepala Bisa Tiba-Tiba Sakit Saat Makan Es Krim? Ini Penjelasan Ilmiahnya

“Tersebar di Kampung Cigarehong Rt. 01,02,03,04/08, Kampung Pada Jaya Rt. 01,02/09, Pada Jembar Rt. 03,04/09, Cimapag Rt. 01/12, Pondok Pasar Rt. 02/10, Sindang Reret Rt. 03/10, Pondok Cau Rt. 01/10, Pondok Pensiun Rt. 01,02/11 dan juga Kampung Pondok Lapang Rt. 03/11,” papar dia.

Selain itu, Ade menjelaskan, ada sebanyak 479 jiwa yang tercatat dalam 148 Kartu Keluarga (KK). Mereka yang terdampak, lanjut Ade, ada yang bertahan di rumahnya dan juga mengungsi di tenda pengungsian.

BACA JUGA :  Harga Emas Antam Menguat, Naik Rp11.000 per Gram pada Perdagangan 5 Juni 2026

“30 jiwa diantaranya harus mengungsi. Yang mana 26 jiwa mengungsi di tenda BPBD dan 4 jiwa lainnya memilih mengungsi ke rumah orang tuanya,” ujar Ade.

Selain rumah warga, BPBD juga melaporkan bahwa ada beberapa fasilitas lainnya yang mengalami kerusakan di antaranya yakni, 3 Mushola, 2 Masjid, satu Sekolah Dasar (SD), satu PAUD, serta MCK umum.

Penulis: Mutia Dheza Cantika

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================