PACARAN ITU PINTU MENUJU PERZINAHAN

Lidah (lisan) bisa ber zina, dan zina nya adalah perkataan (yang diharamkan). Tangan bisa berzina, dan zina nya adalah memegang (yang diharamkan).

Kaki bisa ber zina, dan zina nya adalah ayunan langkah (ke tempat yang haram) dan bahkan masih banyak lagi.

Hati itu bisa berkeinginan dan berangan-angan. Sedangkan kemaluan membenarkan yang demikian itu atau mendustakannya.”(HR Bukhari-Muslim)

Bahkan, yang sangat memprihatinkan ada orang tua yang membiarkan bahkan mendukung anaknya berpacaran.

BACA JUGA :  Cegah Longsor di Trase Baru Batutulis, Wali Kota Bogor Siapkan Skema Penanaman Pohon Penahan Tebing

Sementara para pelajar dan mahasiswa beralasan bahwa pacaran itu bisa menambah semangat belajar dan asal kita tahu batas-batas berpacaran.

Jelas ini alasan yang salah bin ngawur, karena yang namanya pacaran kita akan terus ingat sama pacar kita, justru banyak murid yang pacaran prestasi nilainya jadi turun, ya logis karena belajarnya jadi tidak fokus.

Sedang alasan asal kita tahu batas-batas berpacaran adalah salah besar karena jika pacaran berduaan orang ketiga adalah setan yang menggoda kita untuk berbuat maksiat lebih jauh lagi yaitu ber zina.

BACA JUGA :  Hari Tasyrik: Keutamaan, Makna, dan Amalan yang Dianjurkan dalam Islam

Solusinya adalah maka dari itu, jagalah diri sedari muda dengan menjaga jarak sejauh mungkin dari pintu-pintu zina ini, jangan sesekali berani mendekatinya dengan alasan apapun, Allah Ta’ala berfirman:

“Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk“. (QS Al Israa: 32). Jayalah Indonesiaku. ***

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================