Diduga karena Impitan Ekonomi, 2 Warga Bantul Tewas Gantung Diri

BOGOR-TODAY.COM – Dua warga Bantul, Yogyakarta teas usai nekat melakukan aksi gantung diri. Hal tersebut diduga karena impitan ekonomi.

diketahui, identitas kedua korban yaitu pria berinisial WRK berusia 61 tahun asal Dusun Depok RT 04, Kalurahan Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul. WRK ditemukan tergantung di kamar rumahnya.

Korban, lainnya yaitu pria berinsial M berusia 61 tahun, warga Dusun Seropan 1 Rt 001, Kalurahan Muntuk Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul. M ditemukan gantung diri di Pohon Melinjo belakang rumahnya.

WKR gantung diri di blandar (kuda-kuda atap) kamarnya. Jasadnya pertama kali ditemukan oleh istrinya, M. demikian dijelaskan Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana W.

Dia mengungkapkan, keterangan tetangga, korban beberapa hari belakangan terlihat bingung dan sedih. Korban dinilai banyak pikiran karena himpitan ekonomi keluarga.

BACA JUGA :  Cegah Longsor di Trase Baru Batutulis, Wali Kota Bogor Siapkan Skema Penanaman Pohon Penahan Tebing

“Tetangganya juga bilang jika beberapa hari terakhir WKR terlihat dalam keadaan bingung hewan ternak tidak diberi makan dan tanaman di sawah juga tidak dirawat, ” ujar Jeffry.

Selasa pagi, kata dia M istri WKR setelah bangun tidur berusaha mencari suaminya. M merasa janggal karena motor dan pompa air yang biasa dipakai untuk ke sawah masih berada di rumah.

Selain itu, suaminya juga biasa tidur di teras rumah, namun saat itu posisi kamar korban terkunci. M kemudian menghubungi tetangganya untuk membantu mencari suaminya. Keduanya membuka pintu kamar dengan mendobrak.

Saat itu terlihat WKR dalam posisi tergantung di blandar rumahnya menggunakan tali mengikat di leher di salah satu kamar rumahnya. Keduanya kemudian memanggil warga yang lain untuk membantu memotong tali yang mengikat leher WKR.

BACA JUGA :  Dada vs Paha Ayam: Mana yang Lebih Sehat? Ini Penjelasan Ahli Gizi

Kejadian ini lalu dilaporkan ke Polsek Kretek. Polisi bersama tim dari puskesmas langsung mendatangi lokasi.

“Kami lakukan pemeriksaan kondisi WKR yang waktu itu sudah diturunkan dari tempatnya tergantung,” ucapnya.

Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan, WKR meninggal dunia karena gantung diri. Pada tubuh korban tidak ditemukan luka bekas penganiayaan. WKR diperkirakan meninggal dunia 2-3 jam sebelum ditemukan.

Sementara itu korban gantung diri lainnya berinisial M berusia 61 tahun merupakan warga Dusun Seropan 1 Rt 001 Kalurahan Muntuk Kapanewon Dlingo Bantul. Jasad M ditemukan tergantung di belakang rumahnya pukul 04.30 WIB oleh tetangganya.

“M tergantung di pohon melinjo di belakang rumah. Tidak ada tanda penganiayaan, M meninggal murni karena bunuh diri,” ucapnya. (NET*)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================