BARANG MEWAH TIDAK SELAMANYA MEMBUAT BAHAGIA

OPINI
Heru B Setyawan penulis opini dengan judul “Barang Mewah Tidak Selamanya Membuat Bahagia”. (FOTO : IST)

Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

PENGERTIAN dari barang mewah adalah produk mahal yang dianggap elit dan paling disukai dalam komunitas atau budaya.

Individu dengan pendapatan lebih tinggi biasanya membelinya untuk memamerkan kekayaan mereka dan mendapatkan prestise sosial. Istilah kerennya jika kita memakai barang mewah akan bilang gengsi dong.

Daftar barang mewah tersebut meliputi tas desainer, jam tangan kualitas premium, mobil kelas atas, perhiasan berlian, jet pribadi,  makanan dan minuman mahal, kapal pesiar serta pakaian haute couture dan lain-lain.

BACA JUGA :  Penyakit Jantung Kini Tak Lagi Identik dengan Usia Tua, Kasus pada Usia Muda Semakin Meningkat

Inilah contoh merk barang-barang mewah yaitu Gucci, Chanel, Louis Vuitton, Hermès, Rolex, Prada, Versace, Burberry dan lain-lain.

Jika kita punya barang mewah dengan harga yang wow super mahal seperti yang disebutkan di atas pastilah kita akan menjaga dengan sebaik-baiknya.

Jika perlu kita asuransikan agar lebih aman dan nyaman misal jika terjadi kehilangan atau kemalingan.

Bahkan untuk perhiasan berlian sampai dititipkan di bank. Ribet juga ternyata punya barang mewah ya bikin pusing tujuh keliling.

BACA JUGA :  Kamar Mandi Sudah Dibersihkan Tapi Masih Bau? Ini 5 Penyebab yang Sering Tidak Disadari

Ternyata barang mewah tidak selamanya membuat orang bahagia yang memilikinya. Ini contohnya siapa yang tak mengenal sosok pengacara kondang Hotman Paris Hutapea? Sebagai pengacara sukses, beliau ini dikenal memiliki kekayaan yang melimpah.

Bahkan ia mendapat julukan ‘Pengacara 30 Miliar’ karena benda-benda mewah yang melekat di tubuhnya bernilai fantastis.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================