
Agus menambahkan, manajemen KAI telah melakukan berbagai upaya untuk menekan dan meminimalkan risiko kecelakaan kereta api. Di antaranya dengan melakukan peningkatan sistem komunikasi, perbaikan perjalanan kereta, dan berbagai hal teknis lainnya.
“KAI sangat serius dalam memberikan layanan perjalanan kereta yang aman, nyaman dan tepat waktu bagi penumpang. Kami menerapkan zero tollerance terhadap kecelakaan dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta. Kami berkomitmen segera menyelesaikan kejadian ini, sehingga perjalanan kereta api dapat berangsur pulih dan kembali normal,” tegas Agus.
Sebagai informasi, tidak ada penumpang KA Turangga dan KA Commuterline Bandung Raya yang menjadi korban tewas dalam kecelakaan itu. KA Turangga mengangkut 287 penumpang, sedangkan KA Commuterline Bandung Raya membawa 191 penumpang.
Adapun sekitar 33 penumpang mengalami luka ringan dan telah dibawa ke empat rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan. Sebagian dari puluhan penumpang itu sudah kembali ke rumahnya masing-masing.
Sementara itu, korban meninggal berjumlah 4 orang yang seluruhnya adalah petugas KAI dan terdiri dari masinis, asisten masinis, pramugara, dan security.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















