REVOLUSI BELAJAR: MENEMUKAN MOTIVASI DAN POTENSI DALAM PENDIDIKAN MODERN

motivasi
Muhammad Yusran Andika. Foto : Dokumentasi pribadi.

Oleh : Muhammad Yusran Andika

BOGOR-TODAY.COM Hobi yang baru, seringkali mengkhawatirkan seseorang untuk mendalami hobinya sebab belum pernah merasakan terjun ke dalam hobi yang baru tersebut. Tetapi, apabila menghadapi hobi baru dengan pikiran yang optimis, sehingga mampu menjalaninya adalah dinamakan sebuah usaha untuk menggapai apa yang diinginkan.

Persoalan ini sama seperti seseorang yang sedang menuntut ilmu, berawal dari tidak paham dengan materi dan menjadi paham dengan materinya, karena melewati proses belajar yang serius. Apabila kita memahami materi yang diajar guru, tentu menjadi kebahagiaan untuk diri sendiri karena telah mampu belajar memahami materi tersebut.

Meskipun kadangkala dalam proses belajar ada kegagalan yang tidak direncanakan, hal ini sebagai proses usaha diri kita untuk menghadapi kegagalan terlebih dahulu agar bisa membangun motivasi dan potensi kembali.

Membicarakan motivasi dan potensi, dua hal yang  sangat penting bagi kita yang sedang dalam proses mengampu pendidikan. Motivasi sebagai dorongan untuk diri kita melakukan sesuatu yang positif dan berdampak baik bagi diri sendiri, sedangkan potensi adalah kemampuan atau keahlian seseorang yang bisa digali dengan usaha dan berlatih dengan tekun.

Apabila kita memiliki motivasi yang tinggi dalam belajar atau melakukan hal yang disenangi, maka akan menghasilkan potensi yang baik.

Potensi akan mudah tersalurkan apabila diri kita memiliki motivasi untuk menyalurkannya. Dengan demikian, motivasi dan potensi ini memiliki kesinambungan dalam diri seseorang, terutama pada pendidikan.

Motivasi menjadi dasar bagi siswa untuk memperoleh hasil belajar yang maksimal, hasil belajar ini akan mengarahkan diri untuk menggali potensi yang dimiliki.

Motivasi akan terus mendorong semangat kita agar mampu berkembang dan mengembangkan kemampuan belajar yang dilakukan atas usaha yang optimal.

Terlebih saat ini, pendidikan sudah memasuki revolusi industri 5.0 society yang dimana kegiatan belajar-mengajar lebih menekankan pada pemecahan masalah, keterampilan kolaboratif, dan pemikiran kritis. Pendidikan modern mendorong perubahan belajar di kelas dengan model pembelajaran tradisional yang memanfaatkan digitalisasi.

BACA JUGA :  Ganda Putri Indonesia Runner Up Thailand Open 2024

Maka, perubahan ini akan menggeser potensi siswa yang tidak hanya keahlian di bidang olahraga atau bidang pendidikan, tetapi keahlian dalam mengaplikasikan teknologi sebagai ajang bergengsi agar mampu bersaing dengan negara-negara maju.

Adanya motivasi berfungsi sebagai dorongan usaha untuk mencapai prestasi dan mendapatkan hasil belajar yang maksimal.

Motivasi sangat menentukan pencapaian prestasi dan potensi diri siswa. Apabila siswa tidak memiliki motivasi belajar, maka potensi yang dimiliki bisa dibilang belum maksimal. Untuk membangun motivasi siswa, biasanya ada pada peran guru di kelas.

Guru harus memberikan positive vibes atau getaran situasi yang membuat siswa menjadi tertarik, sehingga dapat menumbuhkan semangat belajar siswa tersebut. Guru selayaknya sebagai motivator siswa yang bisa dijadikan sebagai patokan dirinya untuk menjalani sesuatu yang berdampak baik bagi dirinya.

Selain peran guru, motivasi bisa dibangun dari lingkungan keluarga yang juga bisa memberikan lingkungan yang positif sebagai penyemangat diri membangun potensi yang dimiliki ini.

Berikut upaya meningkatkan motivasi belajar agar dapat menggali potensi dan prestasi yang dimiliki. Upaya ini dibangun dari proses belajar di kelas dan peran guru yang akan berdampak pada motivasi belajar siswa.

Sehingga siswa akan mampu berlatih dan menggali potensiya. Upaya meningkatkan motivasi belajar siswa adalah sebagai berikut:

  1. Metode dan Media Pembelajaran yang Tepat

Pembelajaran di kelas ini bisa dilakukan dengan variatif dan berbasis teknologi, karena kemajuan teknologi saat ini sudah menjamah ke dunia pendidikan.

Sehingga guru bisa merealisasikan pembelajaran bervariatif dengan memanfaatkan teknologi. Metode dan media pembelajaran yang dipilih guru hendaknya menyesuaikan kebutuhan belajar siswa, agar pembelajaran dapat berjalan dengan efektif.

Media atau metode pembelajaran yang tepat akan memberikan semangat siswa dalam belajar, sehingga upaya ini mampu meningkatkan motivasi belajar siswa.

BACA JUGA :  Kenang Jasa Pahlawan Nasional, Pj. Bupati Bogor Bersama Kapolda Jabar Lakukan Ziarah dan Tabur Bunga ke Makam K.H Idham Chalid

2. Menciptakan Suasana Belajar yang Menyenangkan

Suasana kelas akan memengaruhi pada peningkatan motivasi belajar siswa, sehingga siswa lebih senang mengikuti belajar apabila guru menciptakan suasana kelas yang menyenagkan dan tidak terlalu monoton.

Suasana belajar yang menyenangkan ini akan memberikan kenyamanan belajar siswa di kelas, sehingga terbangunnya motivasi belajar siswa untuk menggali potensi yang dimiliki. Suasana belajar yang kurang bervariatif akan sulit siswa dalam memahaminya, karena akan menurunkan motivasi belajar siswa tersebut.

3. Kompetensi Persaingan

Persaingan dalam pembelajaran menjadi sarana untuk mengupayakan motivasi belajar siswa. Dengan adanya kompetensi persaingan ini akan meningkatkan motivasinya untuk mampu bersaing.

Upaya ketiga ini dikemas dengan pembelajaran di kelas yang tidak hanya belajar memahami materi saja, tetapi bisa juga dikemas dengan kompetensi persaingan secara sederhana, agar siswa dapat termotivasi dari kompetensi persaingan ini. kompetensi persaingan belajar siswa menjadi sarana siswa untuk meningkatkan pemahamannya dan menggali potensinya.

Dapat disimpulkan bahwa pendidikan di era digitalisasi ini mendorong sistem pendidikan yang berbasis digital, dimana perkembangan digital ini juga memengaruhi proses pembelajaran siswa. Untuk meningkatkan potensi yang dimiliki siswa, hendaknya meningkatkan motivasi belajar yang maksimal.

Motivasi yang tinggi akan memengaruhi hasil belajar yang maksimal, sehingga siswa dapat mencurahkan potensi yang dimilikinya dengan mendalami, melatih, dan menggali potensi tersebut. Berbagai upaya untuk meningkatkan motivasi belajara ini akan memengaruhi pada kemampuan dan keahlian siswa.

Daftar Pustaka

Rahman, Sunarti. (2021). “Pentingnya Motivasi Belajar dalam Meningkatkan Hasil Belajar”. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar. Hlm. 289-302.

Suprihatin, Siti. (2015). “Upaya Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa”. Jurnal Pendidikan Ekonomi. Vol. 3, No. 1. Hlm. 73-82. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

 

Bagi Halaman
============================================================
============================================================
============================================================