
Rudy malanjutkan, pembangunan jalan baru yang rencananya akan dikhususkan untuk lalu lintas angkutan material tambang, untuk membagi beban lalu lintas di Jalan Parung Panjang-Bunar harus segera direalisasikan. Hal ini tentunya memerlukan keterlibatan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Pemerintah Kabupaten Bogor diminta untuk melakukan komunikasi yang lebih intensif dengan Pemerintah Pusat maupun Pemprov Jabar untuk merealisasikan pembangunan ini.
Rudy menambahkan, harapan terbesar masyarakat adalah pembangunan jalan. Pembangunan ini bukan hanya sebuah kebutuhan praktis tetapi juga sudah menjadi janji politik pemerintah provinsi.
“Masyarakat menunggu realisasi janji tersebut dengan harapan bahwa pembangunan ini dapat mengakomodir semua kepentingan yang ada di Parung Panjang,” tegasnya.
Jika penanganan hanya berkutat pada pengaturan jam operasional, dirinya pun khawatir akan terjadi konflik sosial antara petugas dengan kelompok masyarakat, serta konflik antara kelompok sopir dengan kelompok masyarakat lainnya.
“Hal ini harus diantisipasi dengan serius guna mencegah ketegangan yang dapat merugikan semua pihak,” pungkasnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















