
Menurut dr. Vitrie, RSUD Leuwiliang telah memenuhi standar SDM dengan jumlah spesialis dan dosen pendidik yang mencukupi. Standar keempat, sarana dan prasarana, juga telah dipenuhi dengan baik.
“Terakhir, standar kelima mengenai program pembelajaran menunjukkan komitmen RSUD Leuwiliang untuk memberikan pendidikan yang berkualitas,” sambung Vitrie.
Direktur mengatakan, pada tahun 2023 RSUD Leuwiliang telah menjalankan kegiatan koas dengan lebih dari 100 mahasiswa kedokteran Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.
“Selain itu, kami juga telah menjalin kerjasama dengan IPB University, beberapa kampus kesehatan lain seperti STIKES Wijaya Husada, Universitas Muhammadiyah Bogor Raya dan beberapa kampus kesehatan lainnya,” paparnya.
Dia menambahkan, dengan prestasi dan komitmen ini, RSUD Leuwiliang siap menjadi Rumah Sakit Pendidikan yang berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan, sesuai visi dan misi yang telah dirumuskan. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














