YUK KENALAN DENGAN SCABIES

Tungau berpindah tempat dengan cara merayap. Penularan yang terjadi melalui kontak langsung adalah kontak kulit ke kulit yang cukup lama, misalnya pada saat tidur bersama.

Kontak langsung dalam jangka pendek, seperti saat berjabat tangan atau berpelukan singkat, tidak akan menularkan tungau.

Skabies dapat dicegah dengan cara menjaga kebersihan diri serta lingkungan. Langkah-langkah pencegahan skabies melibatkan kebiasaan mandi secara teratur minimal dua kali sehari dengan air mengalir dan sabun.

Selain itu, penting untuk membersihkan dan mengeringkan area genital dengan handuk bersih, serta menghindari penggunaan handuk atau pakaian bersamaan dengan orang lain.

BACA JUGA :  Lift Hotel di Sukaraja Macet, Dua Perempuan Terjebak

Untuk mencegah penularan, Anda disarankan untuk menghindari kontak yang lama dan erat dengan penderita skabies, seperti tidur bersama di satu kasur.

Seluruh anggota keluarga atau masyarakat yang terinfestasi sebaiknya diobati secara bersamaan untuk memutus rantai penularan skabies.

Semua pakaian, handuk, sarung bantal guling, dan seprai harus dicuci dengan air panas minimal 2 kali seminggu untuk mematikan tungau.

Selanjutnya barang-barang tersebut dijemur dibawah terik sinar matahari minimal 30 menit, lalu disetrika.

Kasur, batal, guling, sofa, karpet, dan barang-barang yang berbulu juga harus dijemur dibawah terik panas sinar matahari. Tungau akan mati jika terpajan suhu 50°C selama 10 menit.

BACA JUGA :  Kemdiktisaintek Siapkan Bantuan Operasional untuk Perguruan Tinggi Swasta, DPR Beri Dukungan Penuh

Apabila Anda mengalami gejala seperti; adanya rasa gatal terutama pada malam hari, ada anggota keluarga yang tinggal serumah dengan keluhan serupa.

Maka Anda disarankan untuk berobat ke dokter untuk pemeriksaan dan tatalaksana lebih lanjut. Mari bersama kita terapkan perilaku hidup bersih dan sehat agar terhindar dari penyakit Scabies.

Sumber :

Sungkar S. Skabies Etiologi, Patogenesis, Pengobatan, Pemberantasan, dan Pencegahan. Jakarta: Badan Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2016.

 

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================