
BOGOR-TODAY.COM – Polisi telah mengungkapkan rincian kecelakaan beruntun yang melibatkan truk logistik pembawa air minum dalam kemasan dari Le Minerale di Jalur Puncak, tepatnya di Jalan Raya Tugu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Selasa (23/1/2024) lalu.
Truk tersebut menabrak sejumlah bangunan toko dan beberapa kendaraan sehingga melukai sebanyak 17 orang.
Seperti diketahui, unggahan di beberapa akun Instagram memperlihatkan kecelakaan yang melibatkan truk berwarna putih dan kuning serta beberapa kendaraan lain itu membuat sisi jalan rusak parah. Bagian kepala truk terlihat masuk ke dalam salah satu toko di lokasi kejadian.
Dalam video tersebut juga menunjukkan air minum dalam kemasan dari Le Meninerale yang mengotori jalan. Pihak berwenang akhirnya mengerahkan crane untuk mengevakuasi truk boks tersebut.
Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor juga terlibat dalam proses evakuasi truk boks tersebut. Kecelakaan ini sempat mengganggu arus kendaraan dari dan menuju Cisarua.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor AKP Rizki Guntama memaparkan, kecelakaan tersebut terjadi pada Selasa (23/1) pukul 11.00 WIB. Bermula, ketika sebuah truk boks bermuatan air mineral kemasan bergerak dari arah Cianjur menuju Jakarta. Truk dengan nomor polisi B-9740-UXX itu diduga mengalami rem blong saat melaju turun di jalan menikung, sehingga menabrak empat kendaraan roda dua yang sedang terparkir.
“Kondisi jalan menikung ke arah kiri, sopir hilang kendali karena jeblos rem,” tutur Rizki.
Rizki melanjutkan, kendaraan tersebut kemudian membentur angkot jenis Suzuki Carry bernomor polisi F-1994-NZ yang sedang berhenti di badan jalan sebelah kiri dari arah Puncak. Lalu, truk juga menabrak mobil jenis Suzuki XL7 bernomor polisi F-1582-AAC hingga mendorong kendaraan tersebut ke kanan jalan.
Setelah itu, kendaraan tersebut pun membentur angkot jenis Daihatsu Grandmax bernomor polisi D-1914-XA yang bergerak dari arah Gadog menuju Puncak
“Kemudian, truk kembali membentur kendaraan yang sedang terparkir, yakni Mitshubishi L300 Box bernomor BB-8863-FA di bahu jalan sebelah kanan dari arah Puncak. Setelah terjadi kecelakaan beruntun itu, truk bermuatan air mineral itu baru berhenti saat menabrak rumah makan dan bengkel velg mobil,” terang Rizki.
Kecelakaan beruntun tersebut mengakibatkan 17 orang terluka. Dari jumlah itu, sebanyak 14 orang di antaranya mengalami luka ringan hingga berat. Mereka yang terluka kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat, di antaranya Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo (RSPG), untuk menerima penanganan. Proses evakuasi korban dan kendaraan berlangsung sekitar empat jam, sehingga membuat lalu lintas di Jalur Puncak mengalami kemacetan panjang.
Dari data kepolisian, kecelakaan beruntun ini melibatkan lima unit kendaraan, diantaranya truk box,Angkot biru, Suzuki XL7, Angkot kuning dan mobil Box Kecil.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















