
Dokter Vitrie menambahkan, selama kegiatan pencoblosan atau pemungutan suara berlangsung, pihak RSUD Leuwiliang akan memonitoring hingga penghitungan suara benar – benar selesai.
“Tugas kami hanya sampai disitu. Jika ada para kontestasi Pileg yang gagal dan mengalami depresi, RSUD Leuwiliang tidak bisa melayani atau menampung, kan ada rumah sakit yang menangani hal itu,” terangnya.
Sekedar informasi, yang hadir dalam peninjauan gudang logistik dan Bimtek yakni, Direktur RSUD Leuwiliang, dr. Vitrie Winastri,S.H,MARS, Pembina Wilayah Camat Leuwiliang, W.R Pelitawan,S.H.M.Si, Danramil Leuwiliang Kapten Abdul Halim dan beberapa petugas dari Bawaslu dan KPU. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















