Pemkot Geber 3 Titik Penataan Wilayah di Jantung Pusat Kota Bogor

Disamping tiga titik tersebut, Bima Arya juga menitipkan penataan wilayah yang sudah dirintis oleh lurah-lurah sebelumnya sehingga lebih nyaman bagi warga.

“Kemudian masalah stunting dan ODF juga harus terus diperhatikan, pastikan perbaikan rumah tidak layak huni terus dilakukan, pastikan perbaikan jalan lingkungan terus dilakukan juga. Titik bencana tolong dilanjutkan intervensi fisiknya. Jangan sampai kita fokus untuk mempercantik kota, tapi warga sekitar situ galau, ketika bencana dan tidak nyaman di permukimannya,” katanya.

Penataan yang dilakukan Pemerintah kota (Pemkot) Bogor dibawah kepemimpinan Bima Arya dan Dedie A. Rachim juga dirasakan sudah baik oleh DPRD Kota Bogor yang disampaikan oleh Anggota DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil.

BACA JUGA :  7 Jenis Ikan yang Aman Dikonsumsi Penderita Kolesterol Tinggi

“Bahwasanya selama ini kami di DPRD sangat bangga kepada pak wali, bu sekda kepala dinas. Kita bisa bermitra mengalokasikan anggaran menentukan prioritas dan berharap walaupun ini tahun terakhir bapak wali menghadiri Musrenbang kita berharap pengganti beliau bisa melanjutkan program-program yang sudah ditanamkan oleh pak wali untuk terus dilaksanakan dan menjadikan Bogor lebih maju dan lebih sehat, lebih sejahtera lagi,” katanya.

RKPD yang disusun dalam Musrenbang ini lanjut Adit sapaannya akan juga dikompilasi dengan wilayah lain bersama Tim TAPD dan DPRD.

“Alhamdulillah TAPD yang dipimpin Bu Sekda selama ini bermitra baik sekali dengan DPRD Kota Bogor,” ujarnya.

BACA JUGA :  Turnamen Voli Istimewa Piala Karang Taruna Meriahkan HJB ke-544 di Malasari Nanggung

Sementara itu untuk usulan dalam Musrenbang yang disampaikan oleh Camat Bogor Tengah, Teofilo Patrocinio Freitas diantaranya adalah pembangunan fisik, TPT, drainase, jalan lingkungan dan sebagainya.

Berbeda dari Musrenbang lainnya, Musrenbang di Kecamatan Bogor Tengah yang dilaksanakan di Halaman KWT Kemuning, Komplek Balitvet ini digelar dengan sederhana, namun dengan konsep yang menarik.

Diantaranya adalah penampilan Ki Cepot dan seniman jalanan yang menjadi simbol dari tema Musrenbang SDM unggul dengan memberdayakan seniman Jalanan dari grup Folusi.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================