
“Kita harus kawal bersama jangan sampai hal tersebut menjadi PKL liar, bengkel atau yang lainnya. Bayangkan betapa dahsyatnya titik-titik di Bogor Timur menjadi sentra kuliner. Potensi lain di kelurahan lain seperti Tebing Gricil Katulampa bisa menjadi kampung tematik wisata alam sekaligus wisata agro edukasi yang memiliki embrio kampung tematik herbal, kampung Perca Sindangsari maupun yang lainnya. Saya titipkan agar dikomunikasikan, dikonsolidasikan dan dikomunikasikan dengan baik,” katanya.
Untuk lebih memaksimalkan kawasan pemerintahan baru Kota Bogor harus dilengkapi dengan fungsi atau fasilitas komersial area agar menjadi lebih ‘hidup’. Camat Bogor Timur dan perangkat daerah terkait diminta untuk berkolaborasi dan memastikan site plan-nya terintegrasi.
Adapun fasilitas pendukung kawasan pemerintahan baru Kota Bogor antara lain seperti kesehatan, pendidikan, ibadah, gedung serbaguna, convention dan gedung olahraga.
“Jadi pusat pelayanannya terpadu dan lengkap. Aparat wilayah dan perangkat daerah terkait harus terus konsolidasi dan komunikasi sana sini agar nyambung dengan semua pihak dan terintegrasi,” kata Bima Arya.
Di akhir Bima Arya mengajak jajaran Pemkot Bogor berdoa dan berharap agar tahun 2024 DED kawasan pemerintahan baru Kota Bogor berjalan baik. Selain itu untuk menjamin kepastian dari konsep kawasan pemerintah Kota Bogor yang baru dan lebih terintegrasi, diperlukan ‘jenderal’ atau PIC khusus selaku kepala otorita kawasan pemerintahan Kota Bogor.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















