Diduga Meninggal Tiga Hari Lalu, Emak-Emak di Kolaka Ditemukan Tewas Membusuk Dipenuhi Belatung

Emak-Emak di Kolaka Ditemukan Tewas Membusuk

BOGOR-TODAY.COM – Nasib nahas dialami seorang ibu bernama Asia (54), yang ditemukan tewas membusuk dipenuhi belatung di rumah kontrakannya Kompleks BTN Tahoa, Kelurahan Tahoa, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Jumat (9/1/2024).

Jasad korban ditemukan anaknya yang datang menjenguk setelah tiga hari teleponnya tidak aktif.

Perempuan tua tersebut merupakan seorang pedagang yang tinggal sendiri di rumah kontrakannya di jalan Bendeng. Hal itu dikatakan Humas Polres Kolaka, Aipda Riswandi.

Saat ditemukan, tubuh korbaan sudah membengkak dan diperkirakan sudah meninggal sejak tiga hari lalu.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan ataupun harta benda yang hilang. Diduga meninggal akibat sakit,” ujarnya.

BACA JUGA :  Benarkah Harimau Takut pada Kucing? Ini Fakta Ilmiahnya

Dari informasi yang dihimpun, koronologi kabar kematian Asia bermula saat anak korban bernama Asriani yang menetap di Kelurahan Ladongi, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) datang menjenguk. Ia ke Kolaka lantaran sudah tiga hari hanphone ibunya tidak bisa dihubungi (non aktif).

Dia pun memutuskan ke Kolaka selama satu jam lebih perjalanan saat meninggalakan rumahnya pada pukul 09.00 Wita. Setiba di kontrakan orang tuanya, ia langsung masuk ke rumah sembari memanggil ibunya namun tanpa sahutan.

“Diceklah ke dalam kamar dan melihat ibunya sudah membengkak dan dijumpai ulat di beberapa bagian tubuhnya,” bebernya.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Ajak Penggiat Lingkungan Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kabupaten Hijau Berkelanjutan

Asriani pun lantas mengambil selimut untuk menutupi jasad ibunya dan bergegas berlari ke luar rumah memanggil temannya dan menuju kantor polisi.

Usai menerimah laporan, Unit Inafis Sar Reskrim Polres Kolaka dikerahkan ke lokasi mengemasi jenazah Asia dan dilakukan visum di Rumah Sakit Benyamin Guluh (RSBG) Kolaka.

“Berdasarkan keterangan anaknya, ibunya telah lama mengidap penyakit gula akut dan seringkali mengalami drop,” katanya.(NET*)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================