Penemuan Mayat Pria Mengambang di Sungai Cisangkuy Gegerkan Warga Bandung

“Korban mempunyai penyakit wasir atau hemoroid dan pernah dioperasi di RS Santosa, sekitar 3 bulan yang lalu tetapi penyakitnya kambuh kembali karena korban pernah mengangkat galon air,” kata Imron.

Selain itu, menurut keluarga korban mengungkapkan bahwa DG telah menyatakan keinginan untuk bunuh diri karena beban penyakitnya dan tekanan ekonomi yang dialaminya.

“Korban juga pernah bilang kepada pihak keluarganya, ingin bunuh diri karena penyakitnya dan faktor ekonomi,” kata Imron.

BACA JUGA :  Beasiswa AGRTPS 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Indonesia Berkesempatan Kuliah Riset di Australia dengan Pendanaan Penuh

Korban juga menurut keluarga bekerja di salah satu travel, yang kerjaannya tak menentu dan mendapatkan uang kisaran Rp50.000 hingga Rp100.000 per minggu. Meski penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan apakah karena jatuh atau bunuh diri, keluarga korban menolak untuk melakukan autopsi.

“Tidak di ketahui pastinya korban jatuh atau menjatuhkan diri, di lokasi mana karena kebawa arus sungai Cisangkuy sampai ke wilayah Pameungpeuk,” ucapnya.

BACA JUGA :  Arab Saudi Buka Musim Umrah 1448 H, Visa Mulai Diterbitkan Sejak 31 Mei 2026

Pihak keluarga korban baik istri, oran gtua dan kakak korban sudah menerima kematian korban sebagi musibah dan menolak untuk diautopsi.

“Jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga dan selanjutnya akan dimakamkan,” ucapnya.(NET*)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================