Teras dan Kaca Jendela Rumah Ketua KPPS di Pamekasan Hancur Dibom OTK

Teras dan Kaca Jendela Rumah Ketua KPPS di Pamekasan Hancur Dibom OTK

BOGOR-TODAY.COM – Orang tidak dikenal (OTK) membom rumah Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Desa Nyalabu Daya, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (20/2/2024) dini hari. Dalam kejadian tersebut mengakibatkan bagian teras rumah dan kaca jendela hancur diduga akibat ledakan.

Di rumah Kusyairi yang juga sebagai Ketua KPPS Desa Nyalabu Daya, terlihat kondisi rumah rusak parah dan porak-poranda. Bagian teras hancur, atap runtuh dan pecahan kaca berserakan. Selain itu sejumlah perabotan rumah yang ada di dalam juga ikut terdampak ledakan.

BACA JUGA :  Ilmuwan Ungkap Afrika Berpotensi Terbelah, Retakan Raksasa Bisa Picu Samudra Baru

Kusyairi menceritakan, saat kejadian dia sedang tidur di rumah depan. Sementara anaknya tidur di rumah belakang yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP).

“Saat kejadian saya lagi tidur dan terbangun dengar suara kaca pecah berjatuhan. Lalu warga ramai berdatangan mereka bilang dengar suara ledakan. Saya sendiri tidak dengar suara ledakannya hanya kaca jatuh,” ujar Kusyairi, Selasa (20/2/2024).

Menurutnya saat kejadian rumah bergetar, namun dia tak mendengar suara ledakan keras tersebut karena tertidur.

“Anak saya di kamar rumah itu, tapi jam dua pagi dia bangun pindah karena kepanasan. Kejadiannya jam tiga pas rumah lagi kosong,” katanya.

BACA JUGA :  Bolehkah Penderita Darah Tinggi Makan Ikan Asin? Ini Penjelasan dan Pola Makan yang Tepat

Kusyairi mengaku tidak punya masalah dengan orang lain. Dalam peristiwa ini tidak ada korban hanya bangunan rumahnya yang hancur.

“Selama saya tinggal di desa ini saya gak punya musuh,” ucapnya.

Saat ini di lokasi sudah terpasang garis polisi. Kasus tersebut kini sudah dalam penyelidikan polisi.(NET*)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================