
“Ketika akan dilakukan evakuasi pada malam hari, didapat kabar bahwa warga yang disengat tawon ini meninggal dunia di rumah sakit dan evakuasi tidak jadi dilaksanakan,” ungkapnya.
Menurutnya, proses evakuasi sarang tawon tersebut akan dilakukan pada Kamis (22/2/2024) malam ini. Koloni tawon diketahui bersarang di atap rumah.
“Kita akan mengevakuasi sekitar jam 8 malam. Kita lakukan penanganan malam hari karena tawon ini aktif, mereka berada di sarangnya. Serangga jenis ini aktifnya di siang hari,” kata Ade.
Ia menuturkan, bahwa tawon yang menyengat korban kemungkinan adalah tawon vespa yang ganas dan dapat menyebabkan kematian jika menyengat banyak atau berkali-kali pada tubuh.
“Dan ada dampak reaksi dari tubuh bisa alergi mengakibatkan bengkak, sesak nafas hingga ke gagal jantung apabila benar itu tawon vespa. Ini jenis tawon yang sangat berbahaya, sehingga harus lebih berhati-hati,” tandasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















