
Dia mengatakan, usai mengonsumsi jajanan sekolah, puluhan siswanya mengalami mual, muntah-muntah, kepala pusing dan ada sebagian yang mengalami sesak napas.
Puluhan siswa yang mengalami gejala keracunan langsung dibawa ke puskesmas untuk diobati. Demikian dikatakan Kapolsek Sukabumi, AKP Ujang Taan.
“Kurang lebih tadi yang mengalami keracunan itu sekitar 28 orang. Gejalanya mual, pusing dan sebagai ada yang muntah. Jadi, tidak ada yang pingsan,” ujar Ujang.
Saat ini Satreskrim Polres Sukabumi Kota sudah memanggil pedagang yang menjual cemilan tersebut, untuk dimintai keterangan terkait banyaknya siswa yang diduga alami keracunan setelah memakan stik latiao pedas tersebut.(NET*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














