
Karena di tiap sekolah memang selalu ada anak nongkrong di warung, cafe atau tempat yang lain, setelah murid pulang sekolah.
Makanya yang perlu diantisipasi dan untuk pencegahan adalah, sewaktu-waktu pihak sekolah dan semua stakeholders untuk merazia tas atau penampilan muridnya.
Atau pihak stakeholders dibantu aparat untuk mendatangi tempat-tempat tongkrongan murid-murid kita, sudah barang tentu dengan pendekatan yang humanis dan simpatik.
Jangan langsung memvonis murid atau siswa bersalah karena melakukan kegiatan nongkrong atau kongkow di warung saat ini.
Juga keberadaan geng-geng di sekolah untuk terus dibina dan diarahkan untuk ikut kegiatan OSIS atau kegiatan sekolah lainnya saja.
Jadi pekerjaan rumah kita agar OSIS punya daya tarik, sehingga banyak murid yang tertarik ikut OSIS dari pada ikut geng yang sangat meresahkan kita semua.
Dan tidak kalah pentingnya peran orang tua untuk terus dekat dengan buah hatinya, meluangkan waktu dengan buah hatinya.
Dan jangan sibuk dengan urusan kerja saja, sehingga melupakan perkembangan dan pergaulan buah hatinya. Jayalah Indonesiaku. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















