Pekan Panutan PBB-P2 Tahun 2024, Bayar Pajak Dapat Diskon

Bagi para pengemplang pajak, Bima Arya menyatakan akan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Forkopimda agar tunggakan-tunggakan, khususnya yang besar dan lama serta tidak ada itikad untuk menyelesaikan, bisa diselesaikan. Ia juga menekankan, sistem harus terus dimaksimalkan, namun harus terus dievaluasi, jangan sampai sistem inovasi yang diterapkan tidak bisa mengejar atau tidak bisa menjangkau semua.

“Untuk itu harus benar-benar dievaluasi secara jujur dan objektif. Maksimalkan juga pembukaan kanal-kanal pembayaran alternatif, kita berikan opsi warga untuk memudahkan semaksimal dan semudah mungkin,” kata Bima Arya.

Kepala Bapenda Kota Bogor, Deni Hendana menjelaskan, Pekan Panutan PBB-P2 Tahun 2024 dikhususkan untuk ASN Kota Bogor, namun tetap bisa melayani masyarakat Kota Bogor yang ingin membayar pajak.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ajak Pemuda Perkuat Persatuan di Hari Lahir Pancasila

Deni melaporkan, tahun 2024 PBB-P2 yang dicetak meningkat 2,7 persen menjadi sebanyak 283.442 dari tahun sebelumnya sekitar 275.000 wajib pajak yang ditetapkan. Untuk ketetapan tahun 2024 meningkat 3,36 persen menjadi sebesar Rp 307 miliar dibanding tahun lalu sebesar Rp 297 miliar dari ketetapan.

Dalam upaya meningkatkan pendapatan dari PBB-P2, Bapenda Kota Bogor melakukan ekstensifikasi PBB-P2 berupa pemutakhiran basis data yang telah dilakukan, baik di tahun 2022 di Kecamatan Bogor Tengah, tahun 2023 di Kecamatan Bogor Timur, Bogor Utara dan Tanah Sareal.

BACA JUGA :  Dua SK Pengurus Beredar, Ketua Kadin Kota Bogor Versi Dona Disomasi Terbuka

Jumlah wajib pajak yang dilakukan pemutakhiran basis data sebanyak 169.452 pada empat kecamatan tersebut. Tahun 2024 pemutakhiran basis data rencananya akan dilakukan di Kecamatan Bogor Barat sebanyak 61.000.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan kembali melakukan operasi sisir pada semester kedua tahun 2024 bagi para wajib pajak yang menunggak. Adapun target pencairan yang ingin dicapai sebesar Rp 40 miliar, meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp 30 miliar.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================