
Apalagi saat nongkrong tidak mungkin akan membahas serta memikirkan untuk kemajuan bangsa dan negara. Atau melakukan diskusi ilmiah untuk kemajuan umat, sangat impossible bro.
Dari nongkrong para pelajar ini, maka akan timbul, budaya santai dan happy bermain musik dengan gitar, budaya merokok dikalangan pelajar, bullying atau perundungan.
Dan, timbulnya geng motor yang brutal, coba-coba dengan miras dan narkoba, puncaknya akan terjadi tawuran antar pelajar, yang sampai sekrang masih sering terjadi.
Bahkan tawuran antar pelajar ini tidak hanya melanda sekolah swasta yang kurang favorit atau sekolah swasta yang bermasalah, tapi juga terjadi di sekolah negeri yang favorit.
Bahkan beberapa waktu yang lalu terjadi juga tindak kekerasan ini terjadi di sekolah bertaraf yang internasional.
Patut kita apresiasi dan rasa hormat pada salah satu ulama di Bogor Raya, yaitu Habib Mahdi bin Hamzah Assegaf yang mengajak anak muda (SMP, SMA, SMK, mahasiswa dan pemuda/pemudi).
Untuk bersholawat tiap malam minggu. Ini adalah bentuk nyata Beliau peduli terhadap perkembangan akhlak anak muda.
Salah satu syair lagunya yang terkenal adalah, “Malam-malam minggu malam yang kutunggu-tunggu, masih banyak yang bermaksiat, masih banyak aliran sesat, Syam Mania tetap semangat jadikan Kota Bogor Kota Sholawat,”.
Dengan tiap malam minggu bersholawat, maka insyaAllah kegiatan nongkrong pelajar akan berkurang dan akhirnya hilang. Jayalah Indonesiaku. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















