
dr Adrian menjelaskan serangan jantung memiliki rasa nyeri yang sering kali diabaikan. Nyeri dada akibat serangan jantung bersifat tumpul, tidak menusuk atau tajam.
Pada kondisi ini, kebanyakan orang hanya merasakan rasa tidak nyaman di bagian dada. Jika kondisi jantung masih baik, keluhannya akan segera hilang karena pompa jantung masih bisa bekerja dengan baik.
“Itu akan baru terlihat setelah melakukan pemeriksaan seperti EKG, ada bekas gambaran serangan. Saat USG jantung, dilihat pompanya, kok ada bagian jantung yang nggak bergerak. Nah itu tanda-tanda orang pernah kena serangan,” jelas dr Adrian.
“Serangan jantung itu bisa memicu rasa nyeri karena otot jantung kurang oksigen. Begitu ototnya sudah mati, ya orangnya ngerasa lama-lama sakitnya hilang dan mengabaikan saja,” tuturnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















