
Beruntung, meski genting dan atap hancur, pemotor dan dua orang yang diboncengnya lolos dari maut. Mereka tidak alami luka hanya syok.
“Tidak ada korban jiwa maupun luka. Rumah juga sudah dibetulkan lagi,” tambah Yudiono.
Korban bersama temanya sengaja jalan-jalan pagi. Mereka sebenarnya jalan bersama dua motor lain. Masing masing motor berboncengan tiga orang.
“Mereka jalan-jalan main bareng, kalau dibilang ngabuburit kan masih pagi kejadianya 08.30 WIB,” kata Yudiono.
Proses evakuasi menjadi momen dramatis di mana warga harus memasang beberapa bambu untuk menopang kendaraan korban. Masyarakat diimbau agar tidak gampang memberikan sepeda motor pada anak di bawah umur yang tidak memiliki SIM.(NET*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















