
Jonatan memenangi laga melawan rekan senegaranya, Anthony Sinisuka Ginting dalam dua gim langsung 21-15, 21-14 di Utilita Arena, Birmingham.
“Puji Tuhan, sangat bersyukur atas yang Tuhan berikan terutama di minggu ini. Tidak pernah menyangka untuk bisa jadi juara di All England. Ini juga gelar BWF Super 1000 pertama saya. Pasti sangat-sangat berharga,” ungkap Jonatan.
“Dan yang lebih berharga lagi, saya dan Anthony (Ginting), tim tunggal putra akhirnya kami bisa mengulang sejarah 30 tahun lalu. Tidak mudah untuk diraih, bertahun-tahun latihan keras, setiap turnamen gagal, kami pulang lalu latihan lagi, gagal lagi lalu latihan lebih keras lagi. Selalu seperti itu sampai akhirnya Tuhan kasih buahnya hari ini,” tambah Jonatan.
Penampilan Jonatan di final tadi memang terlihat lebih enjoy. Nampaknya hal itu memang sudah dirasakan Jonatan kala di hari sebelumnya tim tunggal putra Indonesia mamastikan all final.
“Setelah kemarin memastikan all Indonesian finals saya sudah semakin enjoy karena siapapun yang menang, yang penting Indonesia. Dari membuat sejarah saja, saya sudah sangat senang,” ucapnya,
Dengan hasil ini, Jonatan menyadari pasti banyak para pendukungnya yang berekspektasi lebih di setiap turnamen yang bakal ia ikuti.
“Sesudah ini, pasti banyak yang akan menggantungkan ekspektasi yang lebih tapi saya hanya bisa melakukan yang terbaik dari yang bisa saya lakukan,” tutup Jonatan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















