Bima Arya Cek Pintu Penguras Bendung Katulampa, Koordinasikan Percepatan Penanganan

Namun karena jebolnya pintu penguras ini volume air berkurang dan hanya mengalir 1.000 liter per detik.

“Berkurang 2.000 – 3.000. Kita coba ini tanggap darurat, kita buat semacam bendung dengan spot balok, kalau di irigasi namanya spot balok idealnya dari kayu jati, tapi karena kita kesulitan dengan ukurannya yang tidak standar karena perlu 4,3 meter, nah kita siasati dengan bambu, bambu betung ya istilahnya nanti kita susun sekitar setinggi 1,5 meter,” katanya.

BACA JUGA :  Kisah Rafa Azka, Pendekar Cilik Asal Kota Bogor yang Borong Medali Emas Karate Nasional

Ia berharap dengan disusunnya balok setinggi 1,5 meter, muka air di Kali Baru bisa naik kembali sehingga bisa mengaliri aliran irigasi.

“Untuk perbaikan permanennya dikerjakan setelah lebaran. Karena mengingat banyak toko material yang tutup dan sulit juga mendapatkan besi yang dibutuhkan pekerja juga sudah ada yang mudik lebaran. Habis lebaran Insya Allah kita percepat. Perbaikan akan dilakukan oleh BBWS pusat penanganan permanennya,” katanya.

BACA JUGA :  Kawasan RSMM Bogor Didemo Massa, Proyek Gedung Gene Bank Kemenkes Jadi Sorotan

Nantinya perbaikan tidak hanya dilakukan pada pintu penguras, namun juga untuk keseluruhan pintu. Karena dari data yang ia miliki penutup ini terakhir diperbaiki pada tahun 2000.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================