
Ade melanjutkan, yang kami garis bawahi pada momentum ini adalah kesadaran masyarakat terhadap kewaspadaan bencana. Terkadang kita terlalaikan dengan kondisi, misalnya ketika sebuah rumah nyaman ditempati, tanpa memperhatikan lingkungan sekitar padahal sebenarnya lokasi tersebut rawan bencana. Jadi kami terus menggugah kesadaran masyarakat, bahwasannya tidak sepenuhnya kita itu aman terhadap bencana. Bencana bisa saja terjadi, dimana saja, kapan saja, tanpa bisa diprediksi.
“Tahun 2023, kami sudah melatih hampir 500 relawan, tahun ini pun hampir sama, kita akan latih berkaitan dengan mitigasi bencana, manajemen risiko bencana, dan penanggulangan bencana. Alhamdulillah di Kabupaten Bogor ini sudah terbentuk 102 Desa Tangguh Bencana (Destana). Kemudian kita juga mendorong untuk dibuat adanya Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) saat ini baru terdapat 22 kecamatan, dan akan terus ditingkatkan,” ujar Ade.
Ade menambahkan, kita juga melakukan sosialisasi ke siswa-siswa sekolah. Harapannya dengan upaya yang dilakukan, semua pihak menjadi peduli terhadap kemungkinan terjadinya bencana. Sehingga mitigasi bencana dan juga pencegahan bencana bisa dilakukan secara bersinergi antara pemerintah, stakeholder, dan masyarakat.
“Bencana tidak bisa ditanggulangi sendiri oleh pemerintah, harus didukung oleh seluruh komponen masyarakat. Oleh karena itu, pada momentum HKB ini kami mengajak kepada relawan-relawan bencana untuk bergerak, melakukan mitigasi bencana, melakukan sosialisasi pencegahan bencana, dan sebagainya,” tambanya.
Dirinya berharap, Allah SWT memberkahi kita sehingga bencana tidak diturunkan ke Kabupaten Bogor dan warganya. Itu yang paling utama. Kedua, ia berharap BPBD Kabupaten Bogor lebih tangguh lagi ke depan, di tengah keterbatasan yang dihadapi.
“Undang-undang mengamanatkan bahwa penanggulangan bencana itu kewajiban pemerintah. Maka pemerintah wajib menyiapkan perangkatnya untuk menanggulangi bencana dengan baik,” kata Kalak BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat. (***/ Gistin Iliyyin)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















