
Sementara tante dari istri pelaku, Venny mengaku jika suami dari keponakannya itu sempat tinggal di rumah mertua. Namun dia tidak lagi mengetahui kabar pelaku usai memutuskan pergi dari rumah.
“Dia (istri pelaku) dan anak-anaknya tidak ada (saat kejadian), sudah keluar semua. Istrinya di sini ada sekitar 2 tahun lalu. Suaminya ada beberapa bulan,” beber Venny.
Penghuni rumah sudah dalam kondisi tertidur saat pelaku melancarkan aksinya. Saat kejadian, ada 5 orang yang berada dalam rumah. Hal itu dikatakan Venny.
“Saya pas ada di kamar. (Total penghuni rumah) 5 orang di dalam, saya punya bapak, saya punya kakak, saya punya anak dua,” sebut Venny.
Dia melanjutkan, pelaku diketahui beberapa kali menyiramkan bensin sebelum menyulut api. Beruntung, api tidak sampai menjalar masuk ke dalam rumah.
“Dia (pelaku) gunakan bensin. Dia siram gunakan satu jeriken yang pertama sedikit, kedua kalinya dia siram lagi,” terangnya.
Venny mengatakan, warga setempat dengan cepat memadamkan api usai memergoki pelaku. Penghuni rumah pun langsung keluar berusaha menyelamatkan diri.
“Ada tetangga yang lihat. Setelah dia bakar, dia (pelaku) kaget langsung dia kabur,” tutur Venny.
“Yang terbakar di depan saja, bagian teras. Untung cepat dipadamkan, kalau tidak, ada (tabung) gas di belakang bisa langsung meledak,” sambungnya.
Dia mengaku tidak mengetahui masalah yang memicu pelaku membakar rumah keluarganya. Venny tidak mengetahui terkait persoalan rumah tangga yang menimpa ponakannya dengan suami.
“Ini belum tahu modusnya bagaimana dia (pelaku), modus pembakarannya kita tidak tahu, istrinya yang tahu,” imbuh Venny.(NET*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














