Wajib Perhatikan Ini, 5 Penyebab Trombosit Turun yang Perlu Diketahui

5 Penyebab Trombosit Turun yang Perlu Diketahui

BOGOR-TODAY.COM – Penyakit demam berdarah dengue (DBD) biasanya dikaitkan karena menurunnya jumlah trombosit dalam darah. Padahal, tidak semua kejadian menurunnya trombosit dalam darah terjadi gara-gara penyakit DBD.

Selain DBD ternyata ada penyebab lainnya yang bisa menyebabkan trombosit turun. Maka dari itu kamu perlu memperhatikan hal ini.

Trombosit merupakan fragmen sel kecil tidak berwarna yang berada di dalam darah. Menukil laman Red Cross Blood, fragmen ini membentuk gumpalan, tugasnya untuk menghentikan atau mencegah pendarahan. Trombosit sendiri dibuat di sumsum tulang belakang. Di dalam sumsum tulang, terdapat sel induk yang bisa berkembang menjadi sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.

Trombositopenia atau kadar trombosit yang terjadi ketika tingkat trombosit dalam darah ada di level yang sangat rendah.

BACA JUGA :  Putri Thailand Bajrakitiyabha Mahidol Wafat di Usia 47 Tahun Setelah 3 Tahun Menjalani Perawatan

Padahal, trombosit sendiri merupakan fragmen penting di darah yang tugasnya membantu pembekuan darah. Misalnya, trombosit akan membantu menghentikan pendarahan saat Anda terluka.

Penyebab trombosit turun

Berikut beberapa penyebab trombosit turun selain DBD.

  1. Hamil

Menurunnya kadar trombosit juga bisa terjadi saat seseorang hamil. Namun, mengutip Mayo Clinic, trombosit yang turun selama hamil umumnya ringan dan akan membaik segera setelah melahirkan.

  1. Autoimun

Ilustrasi. Kondisi autoimun, salah satu penyebab trombosit turun. (iStock/bymuratdeniz)

Autoimun seperti lupus hingga rheumatoid arthritis juga bisa menyebabkan seseorang mengalami penurunan kadar trombosit.

Autoimun yang dialami seseorang membuat sistem kekebalan tubuh keliru menyerang dan menghancurkan trombosit, hingga jumlahnya semakin menurun.

  1. Infeksi bakteri
BACA JUGA :  Future Leaders Fellowship 2026 Dibuka, Mahasiswa Baru PTN Berkesempatan Ikuti Program Pengembangan Kepemimpinan Gratis

Infeksi bakteri parah yang melibatkan darah (bakteremia) dapat menghancurkan trombosit, salah satunya infeksi penyakit demam berdarah.

  1. Obat-obatan tertentu

Obat-obatan tertentu dapat mengurangi jumlah trombosit dalam darah Anda.

Terkadang suatu obat membingungkan sistem kekebalan tubuh dan membuatnya menghancurkan trombosit. Contohnya termasuk heparin, kina, antibiotik yang mengandung sulfa, dan antikonvulsan.

  1. Leukimia atau kanker darah lainnya

Kanker darah atau leukimia adalah salah satu penyakit yang sering tidak disadari hingga memasuki stadium lanjut.

Ketika seseorang mengalami penyakit ini, trombosit dalam darah mereka juga akan menurun hingga sistem imunnya juga semakin melemah.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================