
“Kami juga meminta dunia usaha untuk menggunakan tenaga kerja yang ada di Kabupaten Bogor, dan mendukung pertumbuhan UMKM,” terang Asmawa Tosepu.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor, Juanda Dimansyah menuturkan, kegiatan hari ini lain dari yang lain, kita fokuskan untuk bersilaturahmi, berdialog antar serikat buruh dengan Forkopimda, Pemkab Bogor, dan stakeholder terkait, serta ada acara hiburan.
“Kami ingin bergabung kerjasama yang baik untuk mewujudkan keharmonisan antar serikat buruh, pengusaha, pemerintah daerah, Forkopimda, dan instansi terkait,” tutur Juanda.
Ia melanjutkan, Pemkab Bogor terus berusaha untuk mendorong penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Bogor bekerjasama dengan stakeholder terkait. Di antaranya kami punya Bogor Career Center (BCC) untuk mendorong penyerapan tenaga kerja, dan membangun Balai Latihan Kerja (BLK) untuk mempersiapkan para calon tenaga kerja agar siap bekerja.
“Tentunya kami mengajak mari sama-sama membangun Kabupaten Bogor, karena banyak tantangan dan hambatan yang bisa selesai jika kita bekerjasama,” ujarnya.
Perwakilan dari Forum Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Bogor, Komar menyampaikan, dalam rangka memperingati Hari Buruh Sedunia di Kabupaten Bogor tentunya ada aspirasi yang kami sampaikan kepada Pemkab Bogor dan stakeholder terkait.
“Mudah-mudahan aspirasi kami bisa ditindaklanjuti dan direalisasikan oleh Pj. Bupati Bogor dan stakeholder lainnya. Aspirasi kami diantaranya demi mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Bogor,” ujar Komar. (*/Gistin Iliyyin)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















