BOGOR-TODAY.COM – Keseriusan Sendi Fardianyah sebagai Bakal Calon Wali Kota (Bacawalkot) Bogor telah ditunjukkan dalam pengembalian formulir pendaftaran ke kantor DPC Partai Gerindra Kota Bogor, pada Rabu (8/5/2024).
Bahkan, Sendi juga menyatakan siap maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor 2024 mendatang.
“Saya mengembalikan formulir di hari terakhir pendaftaran bacawalkot tanggal 8 Mei di DPC Partai Gerindra Kota Bogor dengan mengikuti seluruh rangkaian mekanisme yang ada di pantai ini, Insya Allah ini jadi bukti keseriusan bahwa saya ingin bersama-sama dengan partai Gerindra,” kata Sendi.
Ia mengungkapkan, untuk persiapan ia sudah lebih dari satu tahun setengah turun ke masyarakat. Lebih dari 300 titik yang ia datangi. Disamping itu, ia juga sudah mendirikan paguyuban yang bernama Kawani.
“Alhamdulillah sekarang dalam waktu kurang lebih 4 bulan ini sudah ada sekitar 40 relawan yang bergerak. Jadi, ahamdulillah dibantu oleh tim-tim relawan untuk turun terus ke masyarakat,” bebernya.
Ia juga mengungkapkan hasil survei di masyarakat terhadap dirinya sangat positif, baik dan mendukung.
“Kalau enggak salah minggu ini atau minggu lalu ada hasil survei dari LS Vinus alhamdulillah ternyata sudah diperingkat tiga dan sudah tembus 2 digit artinya gap dengan petahana atau mungkin dengan calon yang lain itu sudah semakin tipis. Itu yang akan kita genjot dengan sisa waktu 3 bulan ini,” ungkapnya.
Sendi mengungkapkan, bahwa ia telah mengembalikan formulir pendaftaran ke PDIP, PKB, Demokrat, Nasdem, dan terakhir ke Gerindra. Masih harus dilihat apakah akan ada partai yang membuka penjaringan di masa mendatang. Jika ada, tentu saja ia akan mencoba mendaftar.
Ditanya tentang tawaran menjadi wakil wali kota, ia mengatakan tidak. Ia percaya bahwa partai politik tidak memberikan kemudahan bagi kandidat mereka untuk menjadi wakil.
“Oh tetap F1. Saya kira ngga kalo menjadi wakil ya. Kalau saya melihat di Kota Bogor ini, beberapa waktu ke belakang misalnya Pak Bima periode kedua calonnya banyak, juga Pak Diani dulu periode kedua begitu sangat populer ada juga penantangnya,” ungkap Sendi.
“Saya kira partai-pantai juga tidak semudah itu misalnya menetapkan calon menjadi F2 gitu kan. Walaupun mungkin ada calon yang secara popularitas cukup tinggi. Kalau saya lebih baik bertarung lebih baik kita bertanding secara adil karena kesempatannya ada gitu,” tambahnya.
Ditanya soal pencalonannya apakah akan independen atau ikut partai, Ia menegaskan, lihat nanti saat KPU membuka pendaftaran.
“Yang saya tau, KPU membuka pendaftaran independen ya. Kita tunggu aja selama kurang lebih 5 hari ini ada yang daftar independen apa enggak, karena kita enggak persiapan sama sekali ke sana gitu ya,” pungkasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















