
Ia menegaskan, perlu upaya untuk penurunan angka stunting, baik skala nasional maupun daerah. Ia pun sangat berterima kasih dan mengapresiasi atas partisipasi Federasi Masyarakat Perunggasan Indonesia (FMPI) yang telah melaksanakan kegiatan secara berkesinambungan melalui kegiatan Festival Ayam dan Telur ( FAT).
“FMPI secara rutin akan memberikan telur kepada 52 anak-anak balita yang terkena stunting di Kelurahan Curug Kecamatan Bogor Barat dengan jumlah 2 butir telur setiap harinya selama 3 bulan,” tuturnya.
Pemberian telur ini nantinya akan dilakukan kader-kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kelurahan Curug setiap minggunya, termasuk akan memantau perkembangannya setiap hari dan melaporkan hasil pendampingannya setiap awal bulan. Tak hanya telur, setiap Rabu anak-anak stunting juga akan diberikan tempe berkat kerja sama dengan perusahaan Rumah Tempe AZAKI (RTA).
“Saya berharap program pemberian protein berupa telur dan tempat yang sudah berjalan secara kontinu ini dapat ditularkan di wilayah-wilayah lain di Kota Bogor, dengan harapan mempercepat mengurangi kasus stunting di Kota Bogor,” kata Hery.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















