
Diketahui oknum guru ngaji tersebut memiliki 45 santri. Selain mengajar mengaji di rumahnya, pelaku juga merupakan guru di salah satu pesantren yang ada di Kota Bengkulu.
Baru satu laporan yang diterima dan masih didalami penyidik. Hal itu dikatakan Kasi Humas Polresta Bengkulu, Iptu Endang Sudrajat.
“Sementara baru satu orang tua korban yang melaporkan kejadian ini. Laporannya sudah diterima penyidik Unit PPA Polresta Bengkulu. Kita segera ditindaklanjuti penanganan kasus ini,” katanya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














