14 Rumah Terdampak Air Limbah Plastik di Leuwisadeng, Warga Ngeluh Air Bau Tak Sedap

“Saya setiap hari beli satu hingga dua galon air seharga lima hingga sepuluh ribu rupiah per galon, untuk minum dan kebutuhan lainya, sementara untuk mencuci , air sumur tersebut berbau pada pakaian,” katanya.

Menurut warga, pada Jumat (24/05/24) lalu, pihak muspika telah melakukan mendatangi lokasi gudang limbah kecap tersebut , yang dihadiri oleh Kapolsek dan sat pol pp. Namun hingga hari ini gudang tersebut masih banyak limbah yang belum di angkut.

BACA JUGA :  Puluhan Pelajar Indonesia Rampungkan Program Pertukaran di Amerika Serikat, Bawa Pengalaman Internasional ke Tanah Air

“Waktu Jumat kemarin sudah di datangi pihak kepolisian dan sat pol pp kecamatan lewi Sadeng, tapi sampai sekarang itu limbah masih ada juga ” ujar salah seorang warga sekitar.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================