
“Di dokter umum saya ditanya-tanya banyak hal, soal makan apa, minum apa. Kalau kata dokter apa yang saya alami ini diduga karena makanan yang saya konsumsi,” jelasnya.
Ia juga menduga yang dialaminya adalah dampak dari makanan yang dikonsumsi di TSI Bogor.
Karena hal yang sama terjadi pada enam wartawan lainnya yang mengonsumsi makanan dari TSI.
“Pokoknya teman-teman wartawan yang liputan ke TSI yang bareng dengan saya juga merasakan hal yang sama,” bebernya.
Karena kejadian tersebut, OR juga merasa kecewa pada manajemen TSI, karena tidak menjaga kualitas makanan.
“Tentu saya kecewa yah karena mereka tidak betul-betul menjaga kualitas makanan. Meski begitu, pihak TSI beriktikad baik untuk menanggung seluruh biaya pengobatan,” tutupnya.
Sementara itu, manajemen TSI Bogor belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian tersebut. Manajemen tidak memberikan informasi apapun sampai berita ini dipublikasikan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















