Pemkot Bogor Cek Gudang Bulog Dramaga, Ketersediaan dan Harga Beras Normal

Disamping itu, Bulog selalu meningkatkan kualitas dan menjaganya agar lebih diakui oleh masyarakat bahwa beras Bulog itu sudah menjadi lebih baik.

Saat ini lanjut Yanto, Gudang Bulog Bogor mendapat pasokan tambahan stok beras dari cabang Bulog yang berada di wilayah surplus ketersediaan beras, seperti Karawang, Subang dan Cirebon yang menjadi daerah produsen.

Kemudian Bulog Bogor juga memiliki tambahan stok beras impor sebanyak 1.900 sampai 2.000 ton dari total kapasitas gudang 7.000 ton.

Saat ini secara administrasi lanjut Yanto, ketersediaan beras di Gudang Bulog Bogor ada 6.700 dan dijadwalkan pada Juni ini akan ada 4.500 ton beras yang akan masuk.

BACA JUGA :  Indonesia dan Singapura Perkuat Kerja Sama Ekonomi di Enam Sektor Strategis

“Gudang kami yang ada di Dramaga ini memang kapasitasnya hanya maksimal 7.000 ton, kami stoknya tidak bisa menyimpan lama, jadi setiap kekurangan stok akan dipasok oleh cabang lain untuk memenuhi kuota penyaluran yang setiap bulan rata-rata 7.000 ton. Jadi jumlah itu terus keluar masuk,” ujar Yanto.

Jumlah tersebut secara berkelanjutan disalurkan kepada toko atau pedagang sesuai kebijakan yang ada, yakni 4 ton dalam satu minggu dari yang semula hanya dua ton. Sehingga pasokan dan ketersediaan beras di pasaran tidak terputus.

BACA JUGA :  Ayah Korban Anjing Pemburu di Jasinga Tempuh Jalur Hukum

“Dalam seminggu itu biasanya dikirim 2 ton (ke toko) 3 hari habis. Sehingga kami mencoba supaya ketersediaan stok yang ada di toko nyambung seminggu gitu. Jadi kami buka kebijakan setiap toko bisa dua kali pengambilan dalam seminggu masing-masing 4 ton,” katanya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================