
Di rumah tersebut, korban diperkosa tiga pelaku. Berselang seminggu kemudian, korban kembali diajak lima pelaku berbeda di lokasi yang sama dan kembali menyetubuhinya.
Mirisnya, salah satu pelaku yang merupakan pemilik rumah merupakan penyandang disabilitas. Meski tidak dapat melihat, dia menyetubuhi korban dengan dituntun pelaku lainnya.
Dalam kurun waktu sebulan, jumlah pelaku yang memerkosa korban mencapai 26 orang, didominasi anak di bawah umur.
Saat ini kondisi korban merasa terkucilkan dari lingkungan sekolah maupun tempat tinggalnya. Hal itu dikatakan Kepala UPTD DP3A Kota Baubau Nur Aiyni.
“Keluarga korban berharap kasus ini mendapat penanganan serius dari polisi dan segera menangkap para pelaku. Kami juga memberikan pendampingan untuk korban,” ucapnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















