
Samsul menegaskan, jika ada yang mengatasnamakan sebagai Kader Golkar namun nyelonong mengaku sebagai bakal calon bupati Bogor patut dipertanyakan tahapan dan mekanisme yang telah dilalui.
“Mungkin lagi ada arahan mengganggu soliditas kader Golkar dibawah, duet Jaro Ade – Wawan Hikal Kurdi yang semakin solid dan survey Jaro Ade yang semakin didepan,” ujar Samsul.
Jika dibandingkan dengan Sullhaji, Jaro Ade telah melalui tahapan resmi sesuai PKPU dan Jullak Pilkada Partai Golkar dan finalnya menunggu SK berpasangan untuk didaftarkan ke KPUD Kabupaten Bogor bersama semua Partai Pengusung dan pendukung sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor.
“Saya tidak menghalangi apalagi melarang, silahkan saja Sullhaji salurkan minat dan hobinya melalui partai manapun yang masih membuka peluang untuk daftar dan berproses, asalkan jangan pakai kendaraan Golkar,” pungkasnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















