
Dia mengaku tidak ada yang tahu persis kapan makam itu dibongkar OTK termasuk motif pencurian tali pocong.
Setelah melalui musyawarah dengan pihak pihak desa beserta kepolisian dan pihak keluarga sepakat untuk membenahi kembali makam secara layak. Demikian dikatakan Kepala Desa Plampangrejo, Yudi Wiyono.
“Kejadian ini tentu membuat keluarga almarhumah sangat terpukul dengan aksi pembongkaran makam oleh orang tak dikenal tersebut. Kasus ini sudah kita serahkan ke polisi,” katanya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















