25 Warga Kota Bogor Jalani Pendidikan PKW, 300 Jam Langsung Jadi Pengusaha

Peserta yang mengikuti kegiatan ini antara lain adalah mereka berusia 15 hingga 25 tahun, yang tidak sedang bekerja, tidak sedang sekolah, tidak sedang kuliah serta mereka yang mengalami putus sekolah.

Nantinya, para peserta akan menjalankan usaha kopi dengan konsep barista, namun dijual dengan cara mendatangi customer dengan menawarkan kopi yang diberi nama dengan nama-nama yang ada di Kota Bogor, seperti Kopi Jembatan Merah, Kopi Gundil, Kopi Lawang Salapan dan tujuh nama kopi lainnya dengan total 10 nama kopi.

BACA JUGA :  Nadiem Makarim Sampaikan Pledoi di Sidang Kasus Chromebook, Tegaskan Tidak Terlibat Kebijakan Pengadaan

Dari pengalaman LKP Sangkuriang melakukan pelatihan, peserta yang ikut di tahun
sebelumnya konsisten menjalankan usaha dan bahkan ada yang berhasil mengembangkan usahanya.

“Karena mereka tidak dilepas begitu saja. Tapi tetap ada pemantauan dari kita,” ucapnya.

Untuk informasi, Sangkuriang merupakan Maritim Institute yang merupakan sekolah perhotelan kapal pesiar yang juga memiliki jaringan dalam penyaluran tenaga kerja.

BACA JUGA :  Pria Asal Jawa Tengah Ditemukan Tewas di Kebun Parungpanjang

Tak hanya menyalurkan lapangan pekerjaan, tapi juga memperkuat dalam bidang wirausaha karena keterampilan perhotelan merupakan bagian dari bidang perhotelan. PKW ini diselenggarakan oleh Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbud Ristek.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================