
Kemudian, langkah-langkah yang diambil dalam menghadapi ketakutan dan persoalan harus disesuaikan. Ketakutan yang muncul menurut Hery bisa dikompromikan dan kesulitan yang ada harus diterima karena itu bagian dari tugas.
“Dengan berdamai dan menerima semua ketakutan dan kesulitan, maka bisa menjadi jalan untuk menang dan tenang, serta menambah keyakinan munculnya solusi,” ucap Hery.
Bicara kepemimpinan, Hery menilai 20 persen pemimpin itu tentang attitude, mental dan leadership, sedangkan 80 persennya adalah skill kompetensi. Mental yang dimaksud bisa berupa memberikan semangat, solusi, memotivasi dan sesekali turun ke lapangan.
“Itu intinya. Mudah-mudahan ke depan, siapapun nanti pemimpinnya mengedepankan komunikasi dan membangun narasi yang baik. Sensitivitas, tetap membuka mata dan telinga di lapangan. Hasil yang kita dapat hari ini merupakan hasil kerja keras yang dilakukan pada bulan-bulan dan tahun sebelumnya,” kata Hery.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















