
“Jenazah ABA sudah diangkat ke daratan oleh rekan-rekan santrinya dan langsung dimasukkan ke dalam ambulans untuk dibawa ke rumah duka di daerah Gajlok, Muncang, Banten,” jelas Iwan.
Menurutnya, pihak Pondok Pesantren telah menerima keterangan dari keluarga korban bahwa mereka menganggap kejadian ini sebagai musibah dan tidak menyalahkan pihak manapun.
“Kami menerima laporan dari pondok pesantren bahwa keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menyalahkan pihak manapun,” ujarnya.
Iwan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam melakukan aktivitas sehari-hari, terutama yang berpotensi membahayakan diri. (cr2)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















