
Di sisi lain, beberapa pelaku usaha rokok menolak aturan ini karena dikhawatirkan akan menurunkan pendapatan mereka.
“Kurang setuju sih sama aturan itu, karena kalau kaya gitu kita juga malah takut enggak laku,” ujar Fauzan, seorang penjual rokok di kawasan Pakansari.
Fauzan menyatakan bahwa ekonomi masyarakat masih tergolong menengah ke bawah, dan banyak orang yang ingin merokok namun tidak mampu membeli sebungkus rokok.
“Banyak juga orang yang pengen ngerokok tapi duitnya ga cukup kalo buat beli sebungkus, jadi dia belinya di keteng, kalo soal anak-anak beli mah kita ga ngasih jadi gimana yang jual aja, kalo saya engga,” tuturnya.
Ia berharap pemerintah akan meninjau kembali aturan tersebut. (cr2)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















