
“Kita tahu di pusat sudah dibunyikan APBN Rp71 triliun dan itu tidak akan mampu meng-cover semuanya. Jadi program yang ada Dinkes ini bisa menjadi landasan juga, minimal judulnya sudah ada,” ujarnya.
Mohan mengaku tinggal menunggu jawaban dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor, apakah sudah ada program tersebut didalam penyusunan KUA-PPAS 2025. Agar program makanan bergizi untuk anak-anak yang diusung oleh Pemerintah Pusat bisa berjalan baik di Kota Bogor karena adanya sinergi dari berbagai dinas terkait.
“Kami akan pastikan di Dinsos Kota Bogor juga ada program ini agar sinergi. Sehingga program bisa berjalan baik di 2025 nanti,” pungkasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















