Kecelakaan Pikap Terjun ke Sungai Kutasari Purbalingga, Diduga Sopir Salah Injak Gas

Kecelakaan Pikap Terjun ke Sungai Kutasari Purbalingga, Diduga Sopir Salah Injak Gas. dok. Polsek Kutasari

BOGORTODAY.COM – Telah terjadi kecelakaan melibatkan sebuah mobil Mitsubishi T120 SS jenis pikap yang terjun ke sungai di tepi Jalan Raya Kutasari, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga. Kecelakaan ini diduga gegara pengemudi panik hingga salah injak pedal.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Mobil tersebut dikemudikan oleh R (62) warga Desa Karangjambe, Kecamatan Padamara. Hal itu diungkap Kapolsek Kutasari, Iptu Heru Riyanto.

“Terjadi kecelakaan tunggal sebuah mobil pribadi pikap yang terperosok ke dalam sungai di Jalan Raya Kutasari,” kata Heru, Rabu (7/8/2024).

Dari informasi yang dihimpun, kronologi kejadian ini bermula saat pikap dengan nomor polisi R 9096 CL itu melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang. Sesampainya di pertigaan, pengemudi tersebut hendak belok ke utara atau kanan.

BACA JUGA :  Fajar/Fikri Tantang Wakil Korea di Final Singapore Open 2026

“Diduga pada saat belok pengemudi kurang bisa mengendalikan kendaraannya dan panik sehingga menginjak pedal gas dan terjun ke sungai dengan kedalaman kurang lebih 5 meter,” terangnya.

Dari keterangan yang diperoleh pengemudi, ia mengaku belum terampil dalam mengendarai mobil dan masih dalam tahap latihan. Pengemudi juga belum memiliki SIM A. Akibat kejadian ini pengemudi mengalami luka.

“Pengendara dalam keadaan sadar dan sendirian. Korban mengalami luka-luka di seluruh tubuh. Saat ini korban sedang dirawat di Klinik NU Kutasari,” jelasnya.

BACA JUGA :  Resep Bolu Tape Lembut dan Harum, Cocok untuk Teman Minum Teh

Dari kejadian tersebut Heru mengimbau pengendara agar selalu berhati-hati saat berada di jalan. Ia meminta masyarakat selalu berkonsentrasi saat berkendara.

“Jika belum mahir dan terlatih agar belajar nyetir dan didampingi oleh orang yang mahir. Lalu segera mengurus SIM A. Jangan coba-coba berkendara di jalan raya jika belum mahir. Karena bisa menyebabkan yang tidak diinginkan dan bisa mencelakakan orang lain,” pungkasnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================