Kebakaran Hanguskan Gudang Air Minum Dalam Kemasan di Sukabumi, Diduga Mesin Pompa Overheat

BOGORTODAY.COM – Telah terjadi kebakaran hebat menghanguskan gudang Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Jalan Pelabuhan II, tepatnya samping Uday Clothing, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, pada Senin (12/8/2024) pukul 17.56 WIB.

Dari informasi yang diperoleh, terjadinya kebakaran tersebut mulanya api berasal dari mesin pompa air yang overheat menimbulkan api dan membakar ratusan galon kosong berbahan plastik polypropylene. Kebakaran semakin membesar ketika api membakar ratusan dus mi instan yang disimpan dalam gudang tersebut.

Api yang membakar gudangnya tersebut, tidak sampai naik ke atas karena dapat mengidentifikasi dari awal keluarnya asap. Selain itu, warga sekitar yang kompak, langsung ikut menanggulangi api dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Hal itu dikatakan penyewa gudang, Yoga (47).

BACA JUGA :  Gagal Lolos SNBT 2026? Masih Ada Peluang Masuk PTN Lewat Jalur Mandiri, Ini Daftar Kampus yang Buka Pendaftaran Juni

“Keluar asap tebal di atas, cuma apinya enggak naik, saat kita ke sini pun, pemadam kebakaran udah masuk, apinya enggak sampai ke atas. Ini letter L jadi di belakang toko ini tuh ada,” ujar Yoga.

Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Satpol PP Kota Sukabumi, Ujang Rustandi mengaku telah menerima laporan kejadian pukul 17.56 WIB dan tiba di lokasi pukul 18.00 WIB.

“Api berasal dari mesin pompa air yang over heat lalu membakar ratusan galon air yang kosong dan ditambah dengan membakar ratusan dus mi instan yang disimpan di dalam gudang,” kata Ujang di lokasi.

BACA JUGA :  Kejagung Geledah Kantor BGN, Pemerintah Minta Publik Hormati Proses Hukum

Proses pemadaman mengerahkan 20 personel menggunakan lima kendaraan pemadam kebakaran. Selain itu, bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Satpol PP Kota Sukabumi juga TNI/Polri ikut membantu memadamkan api di lokasi kejadian.

“Alhamdulillah kita bisa memadamkan api dalam waktu sekitar 30 menit, juga karena lokasi di dekat jalan kita tidak ada kesulitan untuk mengatasinya. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp50 juta,” katanya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================