
Lanjut Asmawa Tosepu menerangkan, melalui kegiatan ini ia juga ingin menginformasikan kepada masyarakat bahwa Kabupaten Bogor punya dua pendopo yakni pendopo yang ada di Desa Malasari sebagai tempat atau pusat pemerintahan yang sifatnya sementara pada zaman penjajahan, dan pendopo yang ada di Cibinong sebagai pusat pemerintahan hari ini.
“Kita ingin mengajarkan, memberikan edukasi kepada generasi muda bahwa Kabupaten Bogor ini cukup kaya dengan sejarah, dengan warisan sejarah yang tetap harus menjadi tanggung jawab bersama untuk kita jaga, kita lestarikan. Nah ini adalah caranya, mudah-mudahan ini sekali lagi menjadi tradisi baru,” tegasnya. (* / Gistin Iliyyin)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















