Cerita Parimin, Sang Penjual Bendera Menyulam Asa di Tengah Perayaan Kemerdekaan

Parimin memasarkan bendera dengan berbagai ukuran, dari yang kecil untuk jendela hingga yang besar untuk acara-acara perayaan.

Harga yang ditawarkan mulai dari 5 ribu hingga 100 ribu rupiah. Walaupun persaingan dengan pedagang lain cukup ketat, Parimin tidak pernah menyerah.

“Banyak pedagang lain di sini, jadi saya harus bertahan hingga momen ini selesai. Berapapun pendapatannya, syukurin saja,” tuturnya.

BACA JUGA :  Atap Pelana: Desain Klasik yang Fungsional dan Hemat Biaya untuk Hunian

Di balik usaha dan pengorbanannya, Parimin tidak hanya berjualan, tetapi juga ingin turut memeriahkan kemerdekaan dengan caranya sendiri.

“Dengan jualan bendera, saya ikut memeriahkan juga,” ungkapnya bangga.

Kisah Parimin adalah gambaran nyata dari dedikasi dan cinta seorang ayah yang rela melakukan apa saja demi keluarga, bahkan jika itu berarti meninggalkan rumah dan berjuang sendirian di kota yang jauh. (Cr2).

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================