Cerita Parimin, Sang Penjual Bendera Menyulam Asa di Tengah Perayaan Kemerdekaan

BOGORTODAY.COM – Di tengah hiruk-pikuk perayaan kemerdekaan, seorang pria asal Cirebon, Parimin, 53 tahun, berdiri teguh di tengah keramaian Jalan Karanggan, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dengan penuh semangat, Parimin berjualan bendera bendera merah putih untuk merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia, meski jauh dari keluarga tercintanya di Cirebon.

Bagi Parimin, perjalanan ini bukan hanya tentang berjualan bendera, tetapi tentang cinta dan tanggung jawab. Menyusuri jarak ribuan kilometer dari kampung halaman, ia meninggalkan istri dan anak-anaknya demi mencari nafkah yang lebih baik.

“Saya di Bogor sendirian, ngontrak, keluarga saya semuanya di Cirebon,” kata Parimin dengan penuh keikhlasan.

BACA JUGA :  KaBogorFest 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Meriahkan HJB ke-544

Setiap tahun, menjelang hari kemerdekaan, Parimin rela menempuh perjalanan bolak-balik dari Cirebon ke Bogor, hanya untuk meraih peluang pendapatan tambahan.

“Saya hanya datang ke Bogor menjelang hari kemenangan ini, setelah itu pulang lagi ke Cirebon untuk jualan yang lain,” jelasnya.

Parimin memasarkan bendera dengan berbagai ukuran, dari yang kecil untuk jendela hingga yang besar untuk acara-acara perayaan.

Harga yang ditawarkan mulai dari 5 ribu hingga 100 ribu rupiah. Walaupun persaingan dengan pedagang lain cukup ketat, Parimin tidak pernah menyerah.

BACA JUGA :  Kentang: Sumber Karbohidrat Sehat yang Padat Nutrisi dan Cocok sebagai Pengganti Nasi

“Banyak pedagang lain di sini, jadi saya harus bertahan hingga momen ini selesai. Berapapun pendapatannya, syukurin saja,” tuturnya.

Di balik usaha dan pengorbanannya, Parimin tidak hanya berjualan, tetapi juga ingin turut memeriahkan kemerdekaan dengan caranya sendiri.

“Dengan jualan bendera, saya ikut memeriahkan juga,” ungkapnya bangga.

Kisah Parimin adalah gambaran nyata dari dedikasi dan cinta seorang ayah yang rela melakukan apa saja demi keluarga, bahkan jika itu berarti meninggalkan rumah dan berjuang sendirian di kota yang jauh. (Cr2).

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================